PERSINAS ASAD Banda Aceh Kembali Latih Pesilat Usia Dini

PERSINAS ASAD Kota Banda Aceh kembali menggelar latihan rutin bagi anak-anak

PERSINAS ASAD Oleh: Administrator Utama 24 April 2026 48x dilihat
PERSINAS ASAD Banda Aceh Kembali Latih Pesilat Usia Dini
Pesilat usia dini antusias mengikuti latihan.

Banda Aceh - Pembinaan atlet usia dini dinilai menjadi fondasi penting dalam mencetak pesilat unggulan, sehingga PERSINAS ASAD Kota Banda Aceh kembali menggelar latihan rutin bagi anak-anak usai libur panjang Ramadhan dan Idul Fitri. Latihan tersebut berlangsung di padepokan Dayah Al Mukmin, Desa Lamgugob, Kota Banda Aceh, Kamis (23/4) sore, dan diikuti puluhan peserta dari kelompok usia dini hingga anak-anak.

Ketua PERSINAS ASAD Kota Banda Aceh Achmad Mu’min mengatakan, kegiatan latihan ini merupakan langkah awal untuk mengembalikan ritme latihan para pesilat muda setelah sempat vakum selama bulan suci dan hari raya. Ia menegaskan, pembinaan sejak usia dini menjadi prioritas utama dalam mencetak generasi pesilat yang tangguh dan berprestasi.

“Latihan ini bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga bagian dari proses pembinaan jangka panjang. Kami ingin menanamkan dasar teknik yang kuat sekaligus membentuk karakter anak-anak agar disiplin dan bermental juara,” ujar Achmad Mu’min.

Menurutnya, antusiasme peserta terlihat cukup tinggi meski baru kembali memulai latihan. Hal ini menjadi sinyal positif bahwa minat anak-anak terhadap pencak silat masih terjaga, bahkan berpotensi terus berkembang dengan dukungan pembinaan yang konsisten.

Sementara itu, Pelatih PERSINAS ASAD Kota Banda Aceh Muhammad Aziz menjelaskan, materi latihan yang diberikan mencakup teknik dasar pencak silat seperti kuda-kuda, pukulan, tendangan, hingga kelincahan gerak. Selain itu, para peserta juga dibekali pembentukan mental serta nilai-nilai keagamaan sebagai bagian dari karakter pesilat.

“Dalam setiap sesi latihan, kami tidak hanya fokus pada teknik, tetapi juga membangun mental anak-anak agar percaya diri, disiplin, dan memiliki akhlak yang baik. Ini penting karena pencak silat bukan hanya olahraga, tetapi juga sarana pembentukan karakter,” kata Muhammad Aziz.

Ia menambahkan, pendekatan latihan dilakukan secara bertahap dan menyenangkan agar anak-anak tidak merasa terbebani. 

“Metode ini diharapkan mampu menjaga semangat latihan sekaligus meningkatkan kemampuan mereka secara bertahap,” tutupnya.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!