3 Pesilat Persinas ASAD Lhokseumawe Raih Medali di Kejuaraan UKM Olahraga Cup I
Perguruan Pencak Silat Persinas ASAD Kota Lhokseumawe membuktikan kualitas pembinaannya lewat torehan prestasi di tingkat mahasiswa. Dalam kejuaraan UKM Olahraga Cup I Cabang Pencak Silat Antar Mahasiswa
Lhokseumawe - Perguruan Pencak Silat Nasional (PERSINAS) ASAD Kota Lhokseumawe membuktikan kualitas pembinaannya lewat torehan prestasi di tingkat mahasiswa. Dalam kejuaraan UKM Olahraga Cup I Cabang Pencak Silat Antar Mahasiswa yang berlangsung di Aula Cut Mutia Universitas Malikussaleh pada 10 hingga 11 November 2025. Para pesilat muda itu berhasil membawa pulang dua medali perak dan satu medali perunggu.
Ketiga pesilat yang mewakili PERSINAS ASAD sekaligus menjadi bagian dari Generus LDII Lhokseumawe adalah M Radenis Stevano Mahelbe yang meraih perak di kelas B, Didi Pratama dengan medali perak pada kelas F, serta Gus Permata Cai yang mendapat perunggu di kelas C. Mereka harus melewati pertandingan yang ketat melawan para pesilat dari berbagai kampus dan perguruan silat di Aceh.
Salah satu penyumbang medali perak, Didi Pratama, menyampaikan rasa syukurnya atas capaian yang diraih. Ia mengatakan bahwa kompetisi tersebut memberikan pengalaman berharga, terutama karena untuk pertama kalinya ia mengikuti turnamen pencak silat di level mahasiswa.
"Melalui ajang ini saya bertemu dan bertanding dengan pesilat dari berbagai daerah sehingga menambah wawasan dan kemampuan," ujarnya.
Keberhasilan para atlet ini menjadi bukti nyata bahwa program latihan yang diterapkan PERSINAS ASAD mampu melahirkan pesilat muda yang tidak hanya kuat secara teknik, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, dan sportivitas tinggi.
"Nilai-nilai ini menjadi bagian penting dari filosofi PERSINAS ASAD yang menjadikan pencak silat sebagai sarana pembentukan akhlak dan kepribadian," katanya.
Sekretaris Pengkot PERSINAS ASAD Lhokseumawe, Puspa Rangga, memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menyebut bahwa prestasi ini menunjukkan semangat dan kerja keras para atlet serta pelatih.
“Kami bangga dengan pencapaian mereka. Semoga keberhasilan ini dapat menjadi dorongan bagi atlet lainnya untuk terus berlatih dan siap bersaing demi kemajuan PERSINAS ASAD Lhokseumawe,” ujarnya.
Puspa menyebut prestasi ini menjadi komitmen PERSINAS ASAD dalam mencetak generasi muda yang tangguh, disiplin, dan memiliki kecintaan terhadap budaya bangsa melalui pencak silat.
"Dengan latihan yang berkelanjutan, karakter para atlet terbentuk, dan dari karakter yang kuat itulah lahir prestasi yang membanggakan," tutupnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!