Persinas ASAD Lhokseumawe Utus Atlet Terbaik Hadapi UKM Olahraga Cup I Universitas Malikussaleh
Lima pesilat muda binaannya tampil mewakili generasi penerus (Generus) LDII Lhokseumawe dalam ajang UKM Olahraga Cup I Cabang Pencak Silat Antar Mahasiswa yang digelar di Universitas Malikussaleh pada 10–11 November 2025, bertempat di Aula Cut Mutia.
Lhokseumawe (10/11) — Semangat persaudaraan dan cinta terhadap budaya bangsa kembali ditunjukkan oleh Perguruan Pencak Silat Persinas ASAD Kota Lhokseumawe. Lima pesilat muda binaannya tampil mewakili generasi penerus (Generus) LDII Lhokseumawe dalam ajang UKM Olahraga Cup I Cabang Pencak Silat Antar Mahasiswa yang digelar di Universitas Malikussaleh pada 10–11 November 2025, bertempat di Aula Cut Mutia.
Kelima atlet Persinas ASAD yang turut berlaga yakni Feri Fadli (kelas B), Gus Permata Cai (kelas C), M. Radenis Stevano Mahelbe (kelas B), Fahrijal Hammi (kelas F), dan Didi Pratama (kelas E). Mereka turun dengan membawa semangat juang tinggi, disiplin latihan, dan tekad mempersembahkan penampilan terbaik.
Penanggung jawab cabang pencak silat yang juga kader Persinas ASAD, Rafli Hamdan Farabi, menuturkan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang adu teknik, tetapi ruang untuk mempererat silaturahmi antar mahasiswa dan perguruan pencak silat di Provinsi Aceh.
“Kejuaraan ini diselenggarakan untuk menjalin silaturahmi antar cabang olahraga pencak silat mahasiswa di Provinsi Aceh serta menumbuhkan budaya cinta silat di kalangan kampus dan masyarakat. Ini menjadi langkah awal UKM Olahraga Universitas Malikussaleh Cabor Pencak Silat dalam meningkatkan potensi atlet menghadapi event yang akan datang,” ujarnya.
Rafli juga menambahkan bahwa para atlet dari Persinas ASAD telah melalui proses latihan yang intens dan terukur. Selain menyiapkan kemampuan fisik, mereka juga dibekali nilai-nilai luhur persaudaraan dan sportivitas yang menjadi ciri khas Persinas ASAD.
“Kami menekankan bahwa silat bukan hanya bela diri, tapi juga pendidikan karakter. Atlet Persinas ASAD diajarkan untuk menjunjung tinggi etika, sopan santun, dan rasa hormat terhadap lawan,” tambahnya.
Keikutsertaan atlet Persinas ASAD dalam UKM Olahraga Cup I menjadi bukti nyata bahwa semangat persaudaraan dan nilai budaya dapat melahirkan prestasi. Karena dari latihan yang tekun tumbuh kepercayaan diri, dan dari silaturahmi lahir semangat juang untuk mengharumkan nama perguruan serta daerah.
Berita Terkait
PERSINAS ASAD Kota Lhokseumawe Audiensi dengan IPSI
26 Oktober 2025Komentar (1)
Tinggalkan Komentar
Muhammad Yacoby
11 November 2025Barokallah Asad Lhokseumawe